Pasar Menjanjikan, Gresik Jadi Incaran Investor Properti

Posted by Admin, 12 July 2020
Okezone.com - Pertumbuhan apartemen terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pasar yang menjanjikan itu membuat Gunawangsa Group mulai membidik Gresik sebagai perburuan pasar properti. Tak tanggung-tanggung, mereka merogoh kocek untuk investasi mencapai Rp1,3 triliun untuk membangun superblok di Kota Pudak. Direktur Gunawangsa Grup Triandy Gunawan menuturkan, pemilihan Gresik sebagai pasar baru untuk pembangunan apartemen keempat yang dibangun Gunawangsa sudah dipikirkan secara matang. Di lahan seluas 4,5 hektare nanti, pihaknya akan menjadikan Gresik sebagai kota baru yang nilai komersialnya sama seperti Surabaya.

"Gresik ini kota penyangga Surabaya. Lihat saja nilai upah minimum kota (UMK) yang ada di Gresik hampir sama besarnya seperti Surabaya. Itu artinya daya beli masyarakatnya tertinggi di Jatim setelah Surabaya," ujar Triandy ketika ditemui di sela ground breaking Apartemen Gunawangsa Gresik kemarin. Ia menambahkan, pemilihan Gresik juga tidak salah dalam invasi apartemen baru setelah Surabaya. Lokasinya yang langsung terhubung dengan jalan tol menjadi salah satu alasan utamanya. Bahkan perjalanan pekerja yang ingin pulang ke Gresik dengan mereka yang pulang ke kawasan Surabaya Selatan atau Barat bisa lebih cepat. "Perjalanan cukup 15 menit saja di jalan tol. Ini tentu sangat menghemat waktu bagi mereka yang biasanya kerja di tengah Kota Surabaya," ungkapnya. Terbukti, sejak dijual perdana pada 2015 lalu, jumlah unit apartemen di Gunawangsa Gresik langsung ludes. Dari 800 unit yang dijual di tahap pertama ini, sebanyak 80% sudah dibeli oleh end user dan investor. Untuk tahap pertama ini, menurutnya, pihaknya akan membangun empat tower terlebih dahulu. Baru setelah pembangunan itu selesai, pihaknya akan melanjutkan ke tahap kedua dengan membangun empat tower tambahan. Mini-mal juga akan dibangun untuk mendukung pembangunan unit apartemen pertama di Kota Gresik itu. "Meskipun kelas yang dibidik ini menengah, kami tetap menghargai dan patuh terhadap kepastian pembangunan. Jadi 2019 nanti apartemen sudah bisa ditempati. Semua jadwal pembangunannya sama seperti apartemen sebelumnya yang sudah selesai dibangun tepat waktu seperti di Gunawangsa Manyar, MERR maupun di Tidar," tegasnya. Triandy juga menjelaskan, pihaknya ingin membantu pemerintah dalam mengatasi backlog atau kekurangan pasokan rumah. Pembangunan apartemen kelas menengah yang tiap tower terdiri atas 215 unit ini dipercaya mampu mengurangi angka backlog di Jatim. Manajer Marketing Gunawangsa Gresik Florensius Haryo menuturkan, meskipun apartemen dibangun di Gresik, pasar utama yang membeli masih berasal dari Kota Pahlawan.

Setidaknya 70% pembeli apartemen Gunawangsa Gresik berasal dari Surabaya, sisanya sebanyak 20% dari Gresik dan 10% dari luar kota lainnya seperti Malang, Sidoarjo maupun Pasuruan. "Mereka kebanyakan konsumen yang tiap hari bekerja di Surabaya. Harga yang masih terjangkau serta akses yang mudah menjadi alasan utama mereka untuk membeli apartemen di Gresik," sambungnya. Meskipun tergolong baru, keberadaan apartemen di Gresik langsung direspons positif warga sekitar. Mereka ingin ada pengambangan lahan kosong yang sebelumnya tak terpakai. "Ke depan apartemen secara perlahan akan bisa terus berkembang di Gresik, terutama yang menyasar pasar menengah ke bawah," ucapnya. (rai)




BERKAT LAND

Pakuwon Indah, Waterplace B-01, Surabaya

0812 3003 6668 (SMS/WA/LINE)

marketing@berkatland.com